Minggu, 31 Juli 2011

PUASA DENGAN SENANG HATI

Diposting oleh Fildzah Zhafrina di 19.21 0 komentar Link ke posting ini

Wah.. besok tiba saatnya berpuasa... puasa untuk kaum muslim. Tapi apa sih arti puasa itu?
Puasa menurut kamus Bahasa Indonesia berarti ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan adalah puasa sepanjang hari. Kita tidak makan dan tidak minum kurang lebih 14 jam, yaitu dimulai dari waktu imsak sekitar pukul 05.00 sampai maghrib tiba sekitar pukul 18.00.
Dengan begitu puasa bisa dianggap memindahkan jadwal makan. Biasanya kita makan sehari tiga kali, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam. Maka, selama bulan puasa, jadwal makan kita menjadi dua kali.
Sarapan kita ajukan menjadi makan sahur, dan makan siag diundur hingga sore bersamaan dengan makan malam yang disebut dengan buka puasa.
Puasa itu dilakukan oleh semua orang, bangsa, dan agama apapun. Puasa tidak hanya dikenal oleh umat Islam saja, agama lain pun mengenal puasa walaupun tentu cara dan waktuya berbeda.
Puasa akan menjadi lebih bermakna bila kita mau belajar mengerti maksudnya.
Pertama, sebelum puasa sebaiknya kita niat, yaitu ingin mendekatkan diri kepada Tuhan.
Selanjutnya, JANGAN pernah puasa dengan terpaksa, kita hanya akan merasakan beratnya menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Dengan menyadari bahwa selama puasa kita PASTI akan lapar dan haus, puasa pun akan menjadi lebih ringan.
Saat menahan lapar dan haus, saat itu kita juga belajar menahan segala emosi dan melatih menahan diri.
Puasa juga menjadi latihan mengurangi sifat mudah marah, pemalas, mau menang sendiri, dan tidak mau mengerti kesulitan orang tua.
Dalam keadaan lapar dan haus, godaan untuk makan dan minum tentu semakin besar. Kita pun terus membayangkan segala makanan dan minuman. Perut dalam keadaan kosong pasti membuat kita lemas dan mengantuk. Ini godaan yang lain-lain.
Kita boleh tidur sejenak, setelah itu kita melakukan hal-hal yang lebih berguna. Misal nih, membaca buku(bukan buku komik, lho), membaca qur’an atau mengerjakan aktivitas kecil yang tidak terlalu membuang tenaga.
Bila sepanjang siang kita lewatkan untuk tidur, itu artinya kita belum puasa dengan benar. Kita juga harus mengerjakan kewajiban dan tugas kita.
Rasa lapar dapat menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar,lho. Pernah memerhatikan pengemis?
Kita hanya menahan lapar dan haus selama sebulan, sedangkan mereka selalu kelaparan. Kita jadi merasakan rasanya tidak punya makan seperti mereka. Kita pun bisa lebih bersyukur keadaan kita lebih baik dari mereka.
Kita menjadi lebih peka terhadap kesulitan orang lain, tahu tanggung jawab, dan menyayangi sesama.
Puasa itu menyehatkan lho! Puasa itu mengistirahatkan alat pencernaan kita yang terdiri dari mulut, rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar.
Menurut penelitian, lambung kita juga membutuhkan istirahat, setelah menerima makanan secara terus menerus sepanjang tahun.
Ingin tahu tanda lambung kosong dan istirahat saat puasa? Bila pada siang hari muncul rasa perih di sertai bunyi keroncongan itulah tanda perut kita sedang istirahat.
Apa yang dikerjakan alat pencernaan selama istirahat? Ooo... mereka ternyata membersihkan diri dari segala macam racun yang selama setahun mengendap di dalam tubuh. Selain itu, alat pencernaan kita juga membetulkan sel-sel tubuh yang rusak.
Setelah sebulan berpuasa, diharapkan alat pencernaan sehat, kondisi organ pencernaan akan lebih optimal bekerja dan daya serap pencernaan akan meningkat. Kita pun kembali sehat bahkan lebih sehat dari sebelum puasa.
Tuhkan, hebat kan berpuasa itu... Makanya... Yuk berpuasa dengan tidak terpaksa!
~Happy Fasting~

Minggu, 31 Juli 2011

PUASA DENGAN SENANG HATI


Wah.. besok tiba saatnya berpuasa... puasa untuk kaum muslim. Tapi apa sih arti puasa itu?
Puasa menurut kamus Bahasa Indonesia berarti ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan adalah puasa sepanjang hari. Kita tidak makan dan tidak minum kurang lebih 14 jam, yaitu dimulai dari waktu imsak sekitar pukul 05.00 sampai maghrib tiba sekitar pukul 18.00.
Dengan begitu puasa bisa dianggap memindahkan jadwal makan. Biasanya kita makan sehari tiga kali, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam. Maka, selama bulan puasa, jadwal makan kita menjadi dua kali.
Sarapan kita ajukan menjadi makan sahur, dan makan siag diundur hingga sore bersamaan dengan makan malam yang disebut dengan buka puasa.
Puasa itu dilakukan oleh semua orang, bangsa, dan agama apapun. Puasa tidak hanya dikenal oleh umat Islam saja, agama lain pun mengenal puasa walaupun tentu cara dan waktuya berbeda.
Puasa akan menjadi lebih bermakna bila kita mau belajar mengerti maksudnya.
Pertama, sebelum puasa sebaiknya kita niat, yaitu ingin mendekatkan diri kepada Tuhan.
Selanjutnya, JANGAN pernah puasa dengan terpaksa, kita hanya akan merasakan beratnya menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Dengan menyadari bahwa selama puasa kita PASTI akan lapar dan haus, puasa pun akan menjadi lebih ringan.
Saat menahan lapar dan haus, saat itu kita juga belajar menahan segala emosi dan melatih menahan diri.
Puasa juga menjadi latihan mengurangi sifat mudah marah, pemalas, mau menang sendiri, dan tidak mau mengerti kesulitan orang tua.
Dalam keadaan lapar dan haus, godaan untuk makan dan minum tentu semakin besar. Kita pun terus membayangkan segala makanan dan minuman. Perut dalam keadaan kosong pasti membuat kita lemas dan mengantuk. Ini godaan yang lain-lain.
Kita boleh tidur sejenak, setelah itu kita melakukan hal-hal yang lebih berguna. Misal nih, membaca buku(bukan buku komik, lho), membaca qur’an atau mengerjakan aktivitas kecil yang tidak terlalu membuang tenaga.
Bila sepanjang siang kita lewatkan untuk tidur, itu artinya kita belum puasa dengan benar. Kita juga harus mengerjakan kewajiban dan tugas kita.
Rasa lapar dapat menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar,lho. Pernah memerhatikan pengemis?
Kita hanya menahan lapar dan haus selama sebulan, sedangkan mereka selalu kelaparan. Kita jadi merasakan rasanya tidak punya makan seperti mereka. Kita pun bisa lebih bersyukur keadaan kita lebih baik dari mereka.
Kita menjadi lebih peka terhadap kesulitan orang lain, tahu tanggung jawab, dan menyayangi sesama.
Puasa itu menyehatkan lho! Puasa itu mengistirahatkan alat pencernaan kita yang terdiri dari mulut, rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar.
Menurut penelitian, lambung kita juga membutuhkan istirahat, setelah menerima makanan secara terus menerus sepanjang tahun.
Ingin tahu tanda lambung kosong dan istirahat saat puasa? Bila pada siang hari muncul rasa perih di sertai bunyi keroncongan itulah tanda perut kita sedang istirahat.
Apa yang dikerjakan alat pencernaan selama istirahat? Ooo... mereka ternyata membersihkan diri dari segala macam racun yang selama setahun mengendap di dalam tubuh. Selain itu, alat pencernaan kita juga membetulkan sel-sel tubuh yang rusak.
Setelah sebulan berpuasa, diharapkan alat pencernaan sehat, kondisi organ pencernaan akan lebih optimal bekerja dan daya serap pencernaan akan meningkat. Kita pun kembali sehat bahkan lebih sehat dari sebelum puasa.
Tuhkan, hebat kan berpuasa itu... Makanya... Yuk berpuasa dengan tidak terpaksa!
~Happy Fasting~
 

CHEER UP!! がんばって~ Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal